Halaman

Kamis, 29 September 2011

Foto – Foto Kecelakaan Mobil yang Aneh








sumber: http://unic77.blogspot.com/2010/01/foto-kecelakaan-mobil-yang-aneh-dan.html

Para Milyarder “Pembeli” Negara


Apa yang Anda pikirkan tentang yang dilakukan para miliarder dengan kekayaannya? Membeli rumah, pulau, dan pesawat pribadi, mungkin itu yang terbayang di benak Anda. Namun, bagaimana jika para miliarder itu menggunakan hartanya bukan untuk suatu hal yang lazim seperti membeli pulau, rumah, dan sebagainya, melainkan untuk membeli sebuah negara. Bisakah?
Data yang tersaji dalam CIA Fact Book, seperti ditulis Forbes.com, mengungkap bahwa kekayaan 400 miliarder versi Forbes setara dengan pencapaian ekonomi sejumlah negara.
Bill Gates. Dengan kekayaannya yang ditaksir mencapai 50 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan 500 triliun rupiah, ia memiliki neraca lebih besar dari pendapatan domestik bruto (PDB) yang dihasilkan 140 negara di dunia termasuk Kostarika, Bolivia, Uruguay dan El Savador. Dana cadangan Micsosoft saja diperkirakan lebih besar dari PDB Tanzania dan Burma.
Warren Buffett. Dengan kekayaannya melebihi pencapaian ekonomi Korea Utara pada kisaran angka 40 miliar dolar AS atau setara dengan 400 triliun rupiah. Padahal ia baru saja menderita kerugian sebesar 10 miliar dolar AS pada tahun ini.
Mayor Michael Bloomberg, pemilik perusahaan penyedia layanan jasa informasi keuangan dan perusahaan media Bloomberg. Kekayaannya setara dengan PDB negara Zambia sebesar 17 miliar dolar.
Apa masih ada lagi? Tentu saja. Majalah Forbes memiliki daftar nama seperti hartawan kasino Sheldon Adelson dan Pierre Omidyar, pendiri pasar lelang terbesar di dunia eBay. Keduanya masing-masing mampu menyamai PDB Bahama sebesar 9 miliar dolar AS dan Somalia dengan PDB 5,5 miliar dolar AS.
Ini belum menyebut nama George Lucas, sutradara ternama yang juga pemilik franchise Indiana Jones, atau John Paulson pemain bisnis real estate. Yang jelas jika negara-negara tersebut dijual dan para miliarder tak ragu merogoh koceknya, bukan mustahil mereka bisa membeli sebuah negara.

10 Kota Paling Banyak Dihuni Miliarder


Berikut 10 kota yang memiliki aset miliarder terbanyak, menurut Majalah Forbes:
1. New York
Jumlah miliarder: 60
Milioner terkaya: Michael Bloomberg ($18 miliar)
Milioner lainnya: Ralph Lauren, Carl Icahn, Rupert Murdoch, Donald Trump, Mortimer Zuckerman
Kota ini memang bergelimang sosok miliarder yang bergerak di berbagai sektor bisnis. Seiring kondisi itu, kota ini juga berpredikat sebagai kota berbiaya hidup supermahal. Bayangkan saja, biaya potong rambut langganan selebriti Sally Hershberger saja mencapai $800, atau makan malam restoran mewah yang mencapai $550.
2. Moskow, Rusia
Jumlah miliarder: 50
Milioner terkaya: Vladimir Lisin ($15,8 miliar)
Milioner lainnya: Roman Abramovich, Alisher Usmanov, Oleg Deripaska
Jumlah milioner meningkat pesat jika dibandingkan pada 2002 hanya lima milioner. Kekayaan para bilioner mayoritas terbangun berkat permainan bisnis di sektor minyak dan logam. Jika dibandingkan dengan kota lain yang dihuni banyak milioner, Moskow tergolong kota dengan biaya hidup rendah.
3. London, Inggris
Jumlah miliarder: 32
Milioner terkaya: Lakshmi Mittal ($28,7 miliar)
Milioner lainnya: Richard Branson, Leonard Blavatnik, Alan Howard
Jumlah milioner di kota itu juga terus meningkat berkat sokongan nilai tukar poundsterling yang kuat dan stabil. Kondisi itu juga membuat kota ini dikenal memiliki biaya hidup yang supertinggi dibandingkan negara Eropa lainnya.
4. Istanbul, Turki
Jumlah miliarder: 28
Milioner terkaya: Husnu Ozyegin ($3 miliar)
Milioner lainnya: Mehmet Emin Karamehmet, Sarik Tara, Ferit Sahenk
Kecantikan kota ini memang menjadi daya tarik wisatawan asing, sekaligus ladang bisnis kaum milioner. Namun, tak semua bergerak di sektor wisata. Banyak orang superkaya di sana yang mendalami bisnis di sektor teknologi telepon selular dan perbankan. Dengan taraf hidup tinggi, seorang pembantu rumah tangga di kota ini bisa mendapat imbalan jasa $50 per hari.
5. Los Angeles, California
Jumlah miliarder: 27
Milioner terkaya: Eli Broad ($5,7 miliar)
Milioner lainnya: Steven Spielberg, Sumner Redstone, Michael Milken, Ron Burkle
Melihat gemerlap kota ini, sebenarnya tak mengejutkan jika menampung sejumlah milioner. Banyak dari pengusaha superkaya itu menanggung untung dari industri hiburan seperti perfilman Hollywood. Bisnis otomotif dan pariwisata juga memegang peran penting.
6. Hong Kong
Jumlah miliarder: 25
Milioner terkaya: Li Ka-shing ($21 miliar)
Milioner lainnya: Lee Shau Kee, keluarga Kwok, Robert Kuok, Cheng Yu-tung
Kota bekas koloni Inggris ini menampung jumlah milioner terbanyak dibandingkan kota-kota besar lain di Asia.  Milioner terkaya di kota itu menguasai ladang bisnis di sektor telekomunikasi.
7. Mumbai, India
Jumlah miliarder: 20
Milioner terkaya: Mukesh Ambani ($29 miliar)
Milioner lainnya: Anil Ambani, Shashi & Ravi Ruia, Kumar Birla, Pallonji Mistry
Kota ini menjadi pusat bisnis dan kebudayaan di India. Kota yang sempat dikenal dengan nama Bombay ini punya daya tarik tersendiri sebagai pusat industri film dan televisi yang dijuluki Bollywood. Sebagai pusat dagang, banyak kantor pusat perusahaan besar India bermarkas di kota ini.
8. Dallas, Texas
Jumlah miliarder: 17
Milioner terkaya: Andrew Beal ($4,5 miliar)
Milioner lainnya: Henry Ross Perot Sr., Jerral Jones, T. Boone Pickens, Mark Cuban
Kekayaan sejumlah pengusaha superkaya di kota ini disokong sektor perminyakan. Kota ini dikenal memiliki sejumlah ladang minyak dengan sumir-sumur dangkal. Namun, ada pula yang menangguk sukses melalui bisnis teknologi dan kuliner.
9. San Fransisco, California
Jumlah miliarder: 14
Milioner terkaya: Larry Page ($17,5 miliar)
Milioner lainnya: George Roberts, Ray Dolby, Gordon Getty
Orang superkaya mulai tumbuh di kota ini sejak memasuki era internet. Termasuk orang terkaya di sana yang merupakan pendiri Google. Pendiri PayPal dan sejumlah petinggi Facebook juga bermukim di sana.
10. Tokyo, Jepang
Jumlah miliarder: 14
Milioner terkaya: Tadashi Yanai ($7,6 miliar)
Milioner lainnya: Nobutada Saji, Akira Mori, Masayoshi Son, Hiroshi Mikitani
Pada 1987, kota ini sempat menjadi hunian pria kaya di dunia yang bergerak di di sektor perumahan, Yoshiaki Tsutsumi. Pada 2002, kota ini pernah bertengger di posisi ke-3 dari jajaran kota yang paling banyak dihuni milioner. Namun, perlahan posisinya tergeser kota-kota besar lain di dunia. Mayoritas pengusaha bergerak di sektor teknologi.

Arti Dari Kata “Hompimpa Alaium Gambreng


Hompimpa atau hompimpah adalah sebuah cara untuk menentukan siapa yang menang dan kalah dengan menggunakan telapak tangan yang dilakukan oleh minimal tiga peserta. Secara bersama-sama, peserta mengucapkan kata hom-pim-pa. Ketika mengucapkan suku kata terakhir (pa), masing-masing peserta memperlihatkan salah satu telapak tangan dengan bagian dalam telapak tangan menghadap ke bawah atau ke atas. Dalam budaya Betawi, hompimpa dilakukan dengan lagu berlirik “Hompimpa alaium gambreng. Mpok Ipah pakai baju rombeng”.
Pemenang adalah peserta yang memperlihatkan telapak tangan yang berbeda dari para peserta lainnya. Ketika peserta lainnya sudah menang, peserta yang kalah ditentukan oleh dua peserta yang tersisa dengan melakukan suten
Tapi Selama Ini kamu tahu ga maknanya? Setelah saya liat acara TV Kick Andy ternyata artinya adalah Kalimat “Hongpimpa Alaium Gambreng” Itu Bermakna “Dari Tuhan Kembali Ke Tuhan, Mari Kita Bermain !!!”

Alkisah Anak yang Kehilangan Uang 10 Ribu


Alkisah diceritakan ada seorang anak yang kehilangan uang sebesar Rp10.000. Dia begitu sedih dan menangis sejadi-jadinya.
Paman anak tersebut merasa kasihan, kemudian dia menghampiri anak itu.
“Kenapa kamu menangis?” tanya pamannya dengan penuh kasih sayang.
“Uang saya hilang Rp10.000.” katanya sambil terisak-isak.
“Tenang saja, nich paman ganti yah… paman kasih Rp10.000 buat kamu. Jangan menangis yah!” kata pamannya sambil menyerahkan selembar uang Rp10.000. Namun, sia anak tetap saja menangis. Kenapa?
“Kenapa kamu masih menangis saja? Kan sudah diganti?” tanya pamannya.
“Kalau tidak hilang… uang saya sekarang Rp 20.000.” kata anak itu dan terus menangis.
Pamannya bingung…
“Terserah kamu saja dech….”, katanya sambil pergi.
Ayahnya yang baru pulang kantor mendapati anaknya masih menangis.
“Kenapa sayang? Koq menangis sich. Lihat mata kamu, sudah bengkak begitu. Nangis dari tadi yah?” tanyanya sambi menyeka air mata anaknya.
“Uang saya hilang Rp10.000.” kata anaknya mengadu.
“Ooohhh. Lho itu punya uang Rp10.000? Katanya hilang?” tanya ayahnya yang heran karena dia melihat anaknya memegang uang Rp10.000
“Ini dari paman…. uang saya hilang. Kalau tidak hilang saya punya Rp20.000.” jawabnya sambil terus menangis.
“Sudahlah…. nih ayah ganti. Ayah ganti dengan uang yang lebih besar. Ayah kasih kamu Rp20.000. Jangan menangis lagi yah!” kata ayahnya sambil menyerahkan selembar uang Rp20.000.
Si anak menerima uang itu. Tetapi masih tetap saja menangis. Ayahnya heran, kemudian bertanya lagi.
“Kenapa masih menangis saja? Kan sudah diganti?”
“Kalau tidak hilang, uang saya Rp40.000.”
Ayahnya hanya geleng-geleng kepala.
“Kalau gitu dikasih berapa pun, kamu akan nangis terus.” sambil mengendong anaknya.
Apakah kisah ini nyata? Tidak, ini hanya rekayasa. Dalam kenyataannya banyak orang yang memiliki sikap seperti anak tadi. Dia hanya melihat apa yang tidak ada, dia hanya melihat apa yang kurang, tanpa melihat sebenarnya dia sudah memiliki banyak hal. Sifat manusia yang selalu merasa kurang padahal nikmat Allah begitu banyaknya sudah dia terima.
Jangan mencari apa yang tidak atau belum ada pada diri anda. Tapi bersyukurlah dengan apa yang ada, dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan maksimal untuk kemajuan dan kesuksesan anda.
Bersyukurlah jika Anda merasa tersindir dengan dongeng motivasi di atas, artinya Anda perlu berubah sekarang.

Pakaian Remaja yang Sedang Trend di Jepang


Katanya sih ini fashion yang lagi trend di Jepang atau mungkin bisa di bilang style alay’nya Jepang tapi ga tau deh, untung aja style fashion ini belum mewabah di kalangan gadis remaja Indonesia :ngelamun:

Rabu, 28 September 2011

Makna Positif Iklan Djarum 76 ‘Kuda Poni’


Pastinya udh tau semua kan? Nah saya bukan bermaksud promosi, lagian saya bukan perokok. hhe :D
Apakah anda sudah tau apa makna dari iklan tersebut?
Jika belum, maka disini saya akan mengambil sisi positifnya:
Di iklan tersebut, diceritakan ada seorang jin, yg mau mengabulkan 1 permintaan kepada orang yg dia temui… Malangnya dia muncul di tempat berkumpulnya para preman. Tapi si jin pun tetap berkata, akan mengabulkan 1 permintaan dari para preman2 tersebut.
“Lalu sang pemimpin preman berkata “Kuda poni”. Lantas si Jin pun mengabulkan permintan si preman. Tapi si preman justru mengeluh “Kok pucet (alasannya masih bagus), kok cebol, kok poni” (nah loh yg minta kuda poni siapa? ) . Dan dihajarlah si jin oleh para preman itu . Dan si jin pun berkata “Iki salah iku salah, opo karepe?” (Artinya : Ini salah, itu salah, apa maunya? -_- “
Tapi sebenarnya ada makna positif yang bisa diambil dari iklan tsb:
” Maknanya adalah “rasa tidak bersyukur” . Di iklan tersebut ditunjukan bahwa si preman tidak bersyukur dan terus mengeluh, padahal dia sudah mendapatkan yg dia inginkan.
Hal ini juga merupakan sindiran. Ada orang2 yg sudah mendapatkan apa yg diinginkannya tapi dia tidak mau bersyukur terhadap apa yg telah dicapai, justru malah mengeluh, karena merasa belum puas atas apa yg telah didapat. “
Tahukah kita bahwa “Sifat manusia itu memang tidak pernah puas” oleh karenanya kita patut bersyukur terhadap apa yg kita dapat, karena orang lain belum tentu bisa mendapatkannya.
Jadi iklan tersebut bisa diambil sisi positifnya dengan meng-introspeksi diri, agar lebih mau bersyukur, tidak seperti si preman. Tidak cepat puas mungkin bisa dibuat jadi motivasi, tapi kalau berlebihan bisa menyebabkan keserakahan.Semoga menambah wawasan.

Loading